Oleh: md7155t | Juli 11, 2011

PERBANDINGAN AGAMA

PERBANDINGAN AGAMA
I. STUDI TENTANG AGAMA-AGAMA
Apakah Agama itu? Berbagai jawaban dan definisi bisa diberikan oleh orang tergantung dari sudut mana mereka melihat agama itu. Secara sederhana ada yang menyebutkan bahwa agama itu adalah: “kepercayaan akan mahluk-mahluk halus,” namun yang lainnya mencoba memberikan definisi yang lebih komprehensip atau deskripsi mengenai praktek-prakteknya.

Sejak berkembangnya agama pada masyarakat primitip, agama berkembang tanpa manusia merasa perlu mendifinisikan artinya, namun sejak perkembangan ilmu pengetahuan, manusia berusaha untuk mengerti hakekat agama yang sudah dianut manusia sejak kehadiran manusia dimuka bumi itu. Beberapa pendekatan akan studi tentang agama-agama yang dilakukan adalah antara lain sebagai berikut:

Ahli Antropologi menggambarkan keyakinan dan praktek agama seperti yang dapat diamati dalam komunitas yang hidup. Agama dalam komunitas ini membantu menyatukan orang-orang melalui pengalaman yang dilakukan bersama dan pemberian makna pada kehidupan mereka. Agama menyediakan pola perilaku manusia, sering sebagai tanggapan atas kesukaran hidup.

Ahli Sosiologi menekankan dimensi sosial dari ide-ide keagamaan. Agama menyediakan jalan yang disepakati dalam melihat dunia ini. Ia memberikan kepada setiap individu manusia rasa tentang makna dan tujuan hidup sosialnya.

Ahli Jiwa menjelaskan agama sebagai pemenuhan akan kebutuhan kejiwaan dalam mengatasi konflik-konflik batin, dan bagaimana agama itu berperan dalam kesejahteraan jiwa manusia itu.

Ahli Sejarah menjelaskan agama dalam hubungan kejadian-kejadian yang dihasilkan kepercayaan dari dulu sampai sekarang.

Ahli Teologi berkenaan dengan agama dalam lingkungannya sendiri, mengenai pertanyaan apakah hal itu benar atau salah, dan bagaimana manusia menanggapi agama itu.

Ahli-ahli lain berusaha melihat perilaku beragama dan agama itu sendiri dalam hubungan dengan disiplin ilmu pengetahuan masing-masing.

Dalam penyelidikan agama-agama yang menyeluruh, kita mengenal setidaknya dua macam studi agama, yaitu:
(1) Sejarah Agama, dan
(2) Perbandingan Agama.
Sejarah agama (History of Religions) berusaha untuk mengerti agama dari sejarahnya di masa lalu sampai sekarang dan hal-hal apa yang berkembang dalam agama itu, jadi sifatnya penyelidikan yang mendalam dan vertikal atas agama tertentu, sedangkan perbandingan agama (comparative religions) mencoba melakukan pendekatan atas agama melalui perbandingkan antara satu agama dengan agama lainnya.

1. PENDEKATAN STUDI AGAMA

Bila masa rasionalisme menghadirkan pemikiran filsafat alami (natural philosophy) seperti yang dipopulerkan oleh G.W.F. Hegel, studi ANTROPOLOGI AGAMA mengalami perkembangan penting setelah Charles Darwin mengemukakan teori evolusinya mengenai perkembangan biologis kehidupan mahluk dari sederhana sampai kompleks, demikian juga kemudian agama dianggap sebagai mengalami perkembangan yang sama pula. Ini kemudian dikenal sebagai teori evolusi agama yang dikaitkan dengan nama E.B. Taylor, J.G. Frazer, dan W. Robertson Smith sekitar tahun 1870-1920.
Jika pingin jelas SILAHKAN UNTUK AMBIL


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: